Tutorial Mikrotik Menggunakan Vmware Workstation

  • 0

Tutorial Mikrotik Menggunakan Vmware Workstation

Category : Networking

Artikel ini tentang bagaimana cara install dan konfigurasi dasar mikrotik router di VMware. Jadi anda bisa belajar mikrotik tanpa harus membeli PC atau Routerboard mikrotik. Sebelumnya anda harus menginstal software VMWare Workstation 8 atau versi sebelumnya. Langkah awal install dulu mikrotik OS di dalam VMWare, pilih New Virtual Machine, lalu pilih Typical. mikro1

Masukkan CD Mikrotik atau bisa berbentuk image .ISO . Dengan memilih browse dan cari lokasi penyimpanan Mikrotik.ISO
mikro2

Setelah itu karena tidak ada pilihan mikrotik pada jenis Guest OS, pilih Other.
mikro3

Ketik nama Virtual Machine yakni Mikrotik, dan lokasi penyimpanannya bisa diubah.
mikro4

Langkah selanjutnya mengatur besar kapasitas hardisk untuk Mikrotik, saya pilih 3GB karena mikrotik router ini tidak perlu kapasitas hardisk banyak jika hanya digunakan sebagai gateway server.
mikro5

Langkah selanjutnya klik finish saja. Pastikan Network adapter adalah NAT. dan jika ingin menambahkan Network Adapter pada Mikrotik tinggal pilih Customize Hardware atau dengan mengklik Edit this virtual machine pilih add hardware.
mikro6

Setelah pembuatan mesin virtula untuk mikrotik, mari kita mulai instalasinya.
mikro7

Instalasi Mikrotik
  1. Setelah kita start maka langkah awal instalasinya adalah sebagai berikut. maka untuk memilih semua nya pilih ‘a‘, untuk memilih satu persatu bisa menggerakkan ke atas bawah menggunakan arah panah lalu pilih dengan menekan space bar. Lalu insall dengan menekan ‘i’.
mikro8

2. Tekan ‘Y’ untuk melanjutkan ke partisi dan format harddisk.
mikro9

3. Tunggu saja proses format dan partisi harddisk sedang berlangsung. Press ENTER untuk reboot jika sudah selesai
mikro10

4. Jika ada pertanyaan check disk pilih ‘Y’ jika ingin cek disk . Kalau tidak mau ya pilih No.
mikro11

5. Masuk jendela login , isikan username dengan admin, dan password nya dikosongi aja, langsung enter.
mikro12

6. Jika berhasil maka akan muncul tampilan prompt sebagai berikut ini.
mikro13

7. Tekan enter untuk melanjutkan.
 

Konfigurasi Mikrotik Router + VMWare

Pertama-tama kita cek hardware dulu. Disini kita akan memberi PC Mikrotik dengan 2 network adapter. Network Adapter I sebagai NAT untuk ke public sedangkan network adapter ke 2 untuk lokal client. Sehingga cek dulu , seperti pada gambar dibawah ini.
mikro14
mikro15

Kedua agar tidak salah dalam pengaturan IP maka kita lihat dulu settingan IP pada VMWare Workstation . Anda harus mengetahui IP NAT yang ada di VMWare dengan melihat di Menu edit-Virtual Network Editor lalu pilih NAT setting nah tampaklah disana ip 192.168.23.2 sebagai gateway mikrotik untuk koneksi keluar.
mikro16
mikro17

Untuk lebih jelasnya, kita akan membuat topologinya seperti gambar berikut ini :
mikro18

Oke, sekarang kita start virtual mikrotik kita.  Login admin password kosongkan
mikro19
Pertama-tama kita setting dulu interfacenya yang ada pada mikrotik
untuk melihat interface yang terhubung dengan mikrotikCek interface
[admin@Mikrotik]>interface print
lihat pada gambar dibawah ini ada dua ethernet yaitu ether1 ether2. Lalu beri nama pada kedua interface tadi. dengan cara masuk bagian interfaceEdit Nama Interface
[admin@Mikrotik]>interface
[admin@Mikrotik]/interface>set 0 name=Public
[admin@Mikrotik]/interface>set 1 name=Local [admin@Mikrotik]/interface>system identity set name=megaelinda   (untuk merubah nama router) [admin@Mikrotik]/interface>password (untuk merubah nama password)
untuk melihat selengkapnya, lihat pada gambar di bawah ini.
mikro20
Setelah nama interface dan nama router mikrotik diganti, maka kita akan menambahkan IP pada masing-masing interface tersebut. Setting IP pada interface Public agar satu segmet dengan IP NAT yang 192.168.23.2 maka IP Public kita beri 192.168.23.3 dan untuk interface lokal terserah anda karena untuk lokal saja.Setting IP Mikrotik
Kita lihat pada gambar di bawah ini untuk menambah ip address dengan perintah :
[admin@megaelinda]>ip address add address=192.168.23.3/255.255.255.0 (di enter)
interface:Public (mengisi IP pada interface Public)
[admin@megaelinda]>ip address add address=192.168.8.1/255.255.255.0 (di enter)
interface:Local (mengisi IP pada interface Local)
[admin@megaelinda]>ip address print (untuk melihat ip yang telah dimasukkan)
mikro21
Setelah semua interface di atur IP nya, sekarang agar bisa melakukan koneksi keluar dengan meroutingkan mikrotik. dengan command ip route add gateway. gambar di bawah ini menunjukkan command add gateway dan melihat rute gateway. IP Gateway di VMWare di dapat yang pada gambar sebelumnya di menu edit-View Newrok Editor-VMnet8-NAT Settings.
mikro22
Kita coba test ping ke gateway apakah sudah terhubung atau belum
mikro23
Jika sudah reply harusnya bisa terhubung ke internet (dengan catatan:Host OS/OS utama (bukan virtual) harus sudah terkoneksi ke internet). Nah kita coba ping saja ke yahoo.com yang salah satu servernya 98.138.253.109 kenapa ping ke IP bukan ke alamatnya? Ya karena DNS nya belum di setting.
mikro24


SETTING DNS Di Mikrotik

Sekarang langkah-langkah berikut untuk setting DNS. Sebelum kita menerapkan IP DNS, lihat dulu Host OS (OS Utama pada Laptop/PC) kita terkoneksi kemana. Pada hal ini, Host saya terhubung dengan Wifi di kampus saya jadi dapet DNS seperti ini. DNS Server 10.10.70.2
mikro25
maka command untuk input IP DNS yakni ketikCommand set IP DNS
[admin@megaelinda]>ip dns set servers=10.10.70.2
untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut. Setelah memasukkan IP DNS, kita cek dulu dengan command
[admin@megaelinda]>ip dns print
nah maka akan keluar servers dns seperti gambar di bawah. Setelah itu kita ketikkan perintah
[admin@megaelinda]>ip dns set allow-remote-request=yes


penting :  perintah allow-remote-request adalah apabila “allow remote request” di centang maka mikrotik bisa menjadi DNS cache dan DNS client bisa diarahkan ke IP mikrotik (misal IP Mikrotik 192.168.8.1) dan untuk DNS mikrotik bisa di isi dengan OpenDNS atau DNS yang didapat dari ISP. Jadi gini
DNS client di isi IP mikrotik (misal 192.168.8.1)
DNS mikrotik di isi dengan openDNS/DNS local/DNS dari ISP tadi
jadi client browsing ke internet di tembak ke mikrotik, kemudian mikrotik akan memproses terjemahan (bila ada cachenya) kalo tidak ada baru ke server DNS nya.

mikro26


Selanjutnya coba test ping ke google. Seharusnya sudah bisa. Jika belum bisa, cek kembali IP yang anda masukkan dan pengaturan DNS anda.
 

 


Leave a Reply

About Author

admin